Senin, 23 Desember 2019

7 Bukti Kejahatan Medis yang Tertera Riwayat Dunia


Sumber Berita Terpercaya - Perkembangan pengetahuan kedokteran memang dapat selamatkan nyawa satu orang, tetapi terkadang eksperimen yang dikerjakan beberapa ilmuwan melanggar norma yang ada. Inilah 7 eksperimen medis terjelek yang menyertakan subyek manusia.

Seperti diambil dari LiveScience, ada 7 eksperimen medis terjelek dalam riwayat yang menyertakan manusia jadi subyeknya, yakni:

1. Studi Tuskegee

Studi ini berjalan sepanjang 40 tahun. Menurut Pusat pengaturan serta mencegah penyakit AS, dinas kesehatan mengeluarkan riset tentang dampak kesehatan dari sifilis yang tidak diobati. Sayangnya ini tidak didapati oleh simpatisan, baik yang mendapatkan perawatan sifilis atau yang tidak.

Periset mencari perubahan penyakit pada 399 lelaki kulit hitam di Alabama, terhitung 201 lelaki yang sehat. Ilmuwan mengutarakan pada simpatisan jika diriya sedang dirawat sebab punya ‘bad blood’. Simpatisan ini belum pernah memperoleh perlakuan yang ideal, serta sampai tahun 1947 saat penisilin jadi pilihan obat untuk menyembuhkan sifilis.

2. Studi sifilis di Guatemala

Di antara tahun 1946-1948, pemerintah AS serta Guatemala lakukan studi dengan langkah menyengaja menginfeksikan sifilis pada tahanan di Guatemala serta pasien di rumah sakit jiwa. Riset ini mempunyai tujuan untuk mengetes bahan kimia yang dapat menahan penebaran penyakit.

Periset berupaya menginfeksikan subyek dengan memerintahnya berhubungan seksual dengan pelacur yang telah terinfeksi. Walau pasien sifilis ini diberi obat penisilin, tetapi tidak ditemukannya perawatan kelanjutan buat pasien itu.

3. Eksperimen bedah pada budak

Tokoh ginekologi kekinian, J Marion Sims banyak mendapatkan kepopuleran dengan lakukan operasi eksperimental pada wanita budak. Sims lakukan eksperimen pembedahan tanpa ada anestesi (beberapa anestesi belum diketemukan), tetapi dia mengutarakan jika hal itu kurang menyakitkan. Walau sebenarnya dalam Journal of Medical Ethics tahun 1993 dituliskan lakukan eksperimental dengan manusia tidak bisa diterima.

4. Pembunuhan Burke serta Hale

Sampai tahun 1830-an eksekusi pembunuhan relatif jarang-jarang, hingga banyak pakar anatomi badan ambil atau beli badan manusia dari beberapa perampok. Sampai pada akhirnya William Hale serta temannya William Burke buka wiraswasta penginapan serta jual badan untuk di jual pada beberapa pakar anatomi. Karena kejahatannya itu Burke selanjutnya diberi hukuman gantung untuk kejahatannya.

5. The Monster Study

Tahun 1939 periset ingin menunjukkan teori jika tingkah laku gagap dikarenakan oleh kekhawatiran satu orang anak untuk bicara. Periset duduk dengan beberapa anak anak yatim serta menjelaskan jika beberapa anak ini tunjukkan pertanda kegagapan serta tidak bisa bicara terkecuali percaya dapat bicara secara benar. Eksperimen ini membuat anak yang semula normal jadi kuatir serta jadi diam.

6. Japan’s Unit 731

Selama tahun 1930-an sampai 1940-an, tentara kekaisaran Jepang lakukan perang biologis serta tes medis pada masyarakat sipil serta sejumlah besar China. Jumlahnya korban meninggal dari eksperimental sadis ini tidak didapati, tetapi peluang ada 200.000 orang.

Studi ini menyertakan sumur yang terinfeksi kolera, tipus, kutu serta beberapa tahanan berbaris dalam cuaca dingin untuk memastikan penyembuhan paling baik buat radang dingin. Kekejaman yang lain ialah beberapa tahanan ditutup matanya dengan gas toksin, lalu dimasukkan ke ruang sampai matanya keluar serta membedahnya saat hidup serta sadar.

7. Eksperimen medis Nazi

Kemungkinan eksperimen yang populer jahat selama hidup ialah yang dikerjakan oleh Josef Mengele, satu orang dokter SS di Auschwitz, serta dia kumpulkan mata dari korban pasiennya. Eksperimen ini memakai tahanan untuk mengetes penyembuhan pada penyakit menyebar serta perang kimia. Sesaat yang lain diminta jadi beku dalam ruang bertekanan rendah jadi eksperimen penerbangan.

Selain itu ad apula eksperimen dengan mengikat payudara wanita dengan tali hingga periset dapat lihat berapakah lama bayi dapat bertahan dengan kelaparan. Sampai pada akhirnya sang bayi disuntik dengan morfin mematikan untuk akhiri kesusahannya. Didapati jika Mengele wafat di Brazil tahun 1979 karena stroke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kabar Terbaru F4 Meteor Garden, Ada yang Idap Penyakit Langka

Sebelum drama Korea Selatan melanda. Drama dari Taiwan sempat menjadi favorit masyarakat Indonesia terutama bagi generasi 90-an. Salah satu...