Tetapi, nyatanya 'salju' yang turun itu bukan salju butiran es seperti di negara bermusim dingin. Tetapi, serat-serat kapas yang berguguran dari Pohon Kapuk Randu yang tumbuh di tempat.
Panorama indah itu langsung jadi daya tarik tertentu buat siapa saja yang memandangnya. Cukup banyak mahasiswa atau pengunjung luar universitas hadir untuk berpose dengan latarbelakang 'salju' ini.
Cuaca yang cerah dengan hembusan angin semakin percantik guguran serat kapas dari pohonnya. Kadang-kadang, kapas-kapas terbang cukup jauh sampai ke Jalan Pajajaran yang ada di muka universitas.
Menurut satu diantara mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) IPB, Silvy Aliya Syafira guguran serat kapas itu terjadi seputar satu pekan paling akhir. Kapas-kapas itu juga hampir tutupi rumput seputar taman.
"Telah seputar 1 minggu ini jika tidak salah," kata Silvy, pada Sumber Berita Paling dipercaya di tempat, Senin (7/10/2019).
Walau bukan kali pertamanya lihat hal itu, Silvy akui panorama guguran kapas masih indah. Sekalian duduk enjoy dengan temannya, dia juga kadang-kadang berpose menyimpan peristiwa itu.
"Cantik sekali soalnya, seperti salju," papar Silvy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar