Senin, 09 Desember 2019

Anies Tanggung Projek Terintegrasi Pesisir Ibu Kota


Pada artikel kesempatan ini kami akan memberi artikel tentang Anies Tanggung Projek Terintegrasi Pesisir Ibu Kota. Di bawah ini artikel yang memberi penjelasan serta bahasan tentang Anies Tanggung Projek Terintegrasi Pesisir Ibu Kota.

Tanggul Project Terintegrasi Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Muara Baru, Jakarta Utara, bobol. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan tanggul itu sedang diperbaiki faksi Kementerian PUPR.

“Tanggul yang dibuat oleh Kementerian PUPR hingga alhamdulillah kami mengucapkan syukur rekan-rekan dari Kementerian PUPR telah semenjak hari Selasa sore mereka kerja disana,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Anies menjelaskan Pemprov DKI Jakarta cuma memonitor perbaikan tanggul itu. Menurutnya, tanggul itu diurus oleh PUPR. “Jadi kami awasi. Kami junjung apa yang diperlukan rekan-rekan PUPR,” jelas Anies.Tanggul NCICD di Muara Baru, Jakarta Utara sempat bobol. Camat Penjaringan Muhammad Andri awalnya menjelaskan tanggul NCICD itu bobol seputar 100 mtr.. “Iya benar, kurang lebih 100 mtr.,” kata Andri.

Andri menjelaskan project itu adalah punya Kementerian PUPR. Ia pastikan tanggul yang bobol ada di ruang pelabuhan serta tidak membahayakan pemukiman masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Jakarta menjelaskan tidak banjir sebab insiden itu.

“Robohnya tanggul ini tidak punya pengaruh pada banjir karena masih ada tanggul lama existing jadi pengaman saat laut dalam keadaan pasang,” sebut Kepala Dinas Sumber Daya Air, Juaini.

Anies menjelaskan Jakarta mempunyai banyak jaringan international, ditambah lagi ada beberapa ratus kedutaan besar negara teman dekat berada di Jakarta. Dia juga menyarankan beberapa mahasiswa untuk membuat jaringan di Jakarta.”Semua (kedutaan serta perusahaan Internasional di Jakarta) punyai hari jadi. Berapakah mahasiswa yang jika ada hari jadi, hadir? Untuk apa? Networking. Sebab semua perusahaan besar tentu ada, tidak ada kantor international sekitar Jakarta, kota mana saja,” tutur Anies.

Di depan mahasiswa, Anies menceritakan tentang utamanya membuat jaringan. Ia menyarankan beberapa peserta acara untuk memiliki kartu nama supaya memudahkan membuat rekanan.

“Teman-teman saya sarankan yang ada di sini untuk punyai kartu nama, waktu hadir moment mana juga, ingat ada 2.000 orang di sini, bagaimana triknya agar saya jadi orang yang terhubung dengan si A, si B, si C, lainnya,” kata Anies.
Ia memberikan contoh ada satu orang mahasiswa yang memberi kartu nama selesai pemberian piala oleh Anies. Menurut dia, mahasiswa itu punyai taktik marketing serta membuat rekanan secara cerdas.

“Ada salah satu orang peserta yang usai pemberian piala, ia menyerahkan kartu bisnisnya ke saya, namanya Gita Mutiara Nabila. Jadi dia paham persis, ini mumpung depan panggung, peluang marketing serta connecting kan? Rugi benar maju ke depan, tetapi tidak connecting,” papar Anies.

“Jadi ia bawa serta kartu, jadi kartu itu diberikan automatis, saya tidak lupa dengan nama ini, Gita Mutiara Nabila. Rekan-rekan, jika ia memberikan kartu, saya berikan kartu, jadi ia hanya satu yang bisa kartu nama saya,” sambungnya.
Acara di Tubuh Amil Zakat Nasional (Baznas) itu didatangi beberapa ratus mahasiswa dari beberapa universitas. Mahasiswa ajukan proposal usaha serta dipandang oleh panitia sesuai tingkat peranan, pengembangan serta kreasi.

Peserta yang pengembangannya dipilih akan memperoleh penghargaan, uang tunai, dan beasiswa. Pengembangan tongkat spesial tunanetra jadi juara 1 pada penyelenggaraan kesempatan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kabar Terbaru F4 Meteor Garden, Ada yang Idap Penyakit Langka

Sebelum drama Korea Selatan melanda. Drama dari Taiwan sempat menjadi favorit masyarakat Indonesia terutama bagi generasi 90-an. Salah satu...